Telkomsel Hadirkan Program Bantuan Pendidikan, Dukung Pendidikan Anak Indonesia
Oleh Administrator | Rabu, 16 Agustus 2023 08:00 WIB | 149 Views
Telkomsel Hadirkan Program Bantuan Pendidikan, Dukung Pendidikan Anak Indonesia

Menyambut momen peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-78, Telkomsel membuka peluang untuk terus melaju dengan menghadirkan sebuah program penyaluran bantuan pendidikan, yakni Dukung Pendidikan Anak Indonesia.

 

Dalam program yang berlangsung pada tanggal 10 Agustus 2023 di MTS Al-Irsyad Katumbangan Jl. Poros Buku Desa Katumbangan Lemo, Kec. Camapalagian, Kab. Polewali Mandar, Telkomsel bekerja sama dengan platform donasi dan penggalangan dana inisiatif, campaign, dan program sosial Kitabisa.com, untuk menghimpun donasi dari pelanggan bagi pelajar yang membutuhkan, melalui program loyalty Telkomsel Poin.

 

Kegiatan serupa juga akan dilakukan dalam waktu dekat di Kalimantan Utara dan beberapa kota lain di Pulau Sumatera dan Jawa.

 


Program Dukung Pendidikan Anak Indonesia adalah bentuk komitmen Telkomsel sebagai digital ecosystem enabler dalam menciptakan perubahan yang positif bagi kemajuan bangsa Indonesia, memerdekakan generasi muda dari ketidaktahuan.

 

Melalui Aplikasi MyTelkomsel atau situs Telkomsel.com, pelanggan dapat menukarkan (redeem) setidaknya 5 Telkomsel Poin untuk mendonasikan Rp500 untuk membantu biaya pendidikan dan menunjang kegiatan belajar ratusan pelajar yang membutuhkan.

 

Sebanyak 25 pelajar dari program ini mendapatkan bantuan berupa peralatan sekolah sebagai penunjang pendidikan atau kebutuhan-kebutuhan lainnya.

 


Dilansir dari laman rakyatku, General Manager Sales Strategy and Business Management Area Pamasuka Basuki Ebtayani menjelaskan, "Menjelang momen peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-78, Telkomsel mengusung semangat kolaborasi untuk mendorong kemajuan bangsa, membuka semua peluang dengan solusi-solusi inovatif dan teknologi terdepan agar terus melaju untuk Indonesia maju. Melalui Telkomsel Poin dan kolaborasi bersama Kitabisa, Telkomsel berupaya membangun sebuah ekosistem digital yang inklusif dan berkelanjutan, mengikutsertakan pelanggan dalam program Dukung Pendidikan Anak Indonesia untuk membantu para siswa tersebut agar lebih semangat melanjutkan sekolah."

 

"Melalui program Dukung Pendidikan Anak Indonesia yang Telkomsel Poin hadirkan bersama Kitabisa, Telkomsel sekaligus menunaikan komitmennya sebagai digital ecosystem enabler yang hadir di seluruh lapisan kehidupan masyarakat, termasuk di bidang edukasi. Kami berharap kolaborasi yang inklusif ini dapat turut menciptakan perubahan yang positif bagi kemajuan bangsa Indonesia dan memerdekakan generasi muda dari ketidaktahuan," pungkas Basuki. (Foto/Images: Telkomsel/lp2mp.uma.ac.id)


Baca atau Download PDF

Dunia Pendidikan Lainnya
Pendidikan Sebagai Fondasi Kunci Menuju Masa Depan Gemilang Indonesia Emas 2045
Kamis, 21 Maret 2024 13:58 WIB
Pendidikan Sebagai Fondasi Kunci Menuju Masa Depan Gemilang Indonesia Emas 2045
Visi Indonesia Emas 2045 yang telah diumumkan oleh pemerintah menegaskan tekad untuk menjadikan Indonesia sebagai negara maju pada tahun 2045, menandai 100 tahun kemerdekaan. Untuk mewujudkan ambisi tersebut, peningkatan sistem pendidikan menjadi salah satu elemen kunci yang harus mendapat perhatian serius. Kolaborasi antara pemerintah dan sektor swasta menjadi esensial dalam mencapai tujuan ini.
Beasiswa SEVIMA 2024 Dibuka, Cek Syarat dan Cara Daftarnya!
Kamis, 07 Maret 2024 14:09 WIB
Beasiswa SEVIMA 2024 Dibuka, Cek Syarat dan Cara Daftarnya!
Anda tertarik untuk mengejar gelar S-1 atau S-2 di bidang teknologi informasi (TI) serta berperan dalam memajukan dunia pendidikan Indonesia? SEVIMA, perusahaan konsultan IT terkemuka di Indonesia, kembali membuka peluang melalui program beasiswa SEMESTA 2024 batch-6.
Kritik Terhadap Kurikulum Merdeka: Mengapa Belum Layak Menjadi Kurikulum Nasional?
Selasa, 05 Maret 2024 10:07 WIB
Kritik Terhadap Kurikulum Merdeka: Mengapa Belum Layak Menjadi Kurikulum Nasional?
Kurikulum Merdeka memberikan keleluasaan kepada guru untuk merancang pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan dan lingkungan belajar anak. Namun, upaya untuk menjadikan Kurikulum Merdeka sebagai Kurikulum Nasional (Kurnas) menuai pro dan kontra di masyarakat.
Kemendikbud: Bullying Merupakan Salah Satu Kesalahan Besar dalam Dunia Pendidikan Indonesia
Kamis, 29 Februari 2024 15:04 WIB
Kemendikbud: Bullying Merupakan Salah Satu Kesalahan Besar dalam Dunia Pendidikan Indonesia
Taufiq Damardjati, Pengembang Ahli Pusat Kurikulum dan Pembelajaran di Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbud Ristek), menyatakan bahwa kasus perundungan atau bullying di lingkungan sekolah dianggap sebagai salah satu dari 3 kesalahan besar yang terjadi dalam dunia pendidikan Indonesia.