Bahasa Indonesia
Suatu Saat, Orang Berbahasa Indonesia Baik dan Benar Akan Dianggap Aneh

Suatu Saat, Orang Berbahasa Indonesia Baik dan Benar Akan Dianggap Aneh

Oleh | Rabu, 09 Januari 2019 06:33 WIB | 553 Views

Percaya atau tidak, suatu saat akan datang dimana orang Indonesia yang berbicara dengan menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar akan terlihat aneh oleh lingkungannya, mungkin saja bisa dianggap sebagai "Alien" yang baru turun ke bumi. Tanda-tandanya pun sudah sering terlihat.

Bila anda sejenak melihat perjalanan komika Dodit Mulyanto yang menyebutkan kalimat "Saya gusar" pada audisi Standup Komedi dan kemudian para juri tertawa seolah kata gusar adalah kata yang begitu "buhun" (kata orang sunda untuk menandakan bahwa sesuatu begitu sangat sudah lama).

Akulturasi budaya, pengaruh teknologi dan gaya hidup generasi saat ini yang menjadikan ini semua tentunya, generasi yang diberi kemudahan oleh begitu banyak teknologi sehingga akan menganggap asing orang-orang yang berbahasa baik dan benar, karena secara prinsip, ini seperti beda dengan yang mereka gunakan sehari hari. Mereka lebih sering menonton sinetron yang secara bahasa lebih menggunakan bahasa campuran, tercampur bahasa asing dan juga bahasa "gaul". Tidak banyak dari generasi ini yang membaca berita koran arus utama yang bahasanya lebih terstruktur dan baik, mereka lebih suka melihat berita dari sosial media.

Sampai dipasang di Instagram Story
Suatu hari saya melihat salah satu Instagram Story, sebuah fitur Instagram yang menampilkan update penggunanya secara instan namun tidak memiliki lifetime yang lama dibandingkan dengan update regular. Dengan jelas ada yang mem-posting bahwa, kok masih ada yah jaman sekarang orang yang menggunakan bahasa Indonesia dengan baik dan benar seperti ini. Saking anehnya buat generasi ini, sampai-sampai hal demikian diposting di Social Media.

Masa itu akan datang
Mau tidak mau, suka atau tidak suka, masa itu akan datang. Bahasa Indonesia baku dan benar hanya akan digunakan pada forum-forum resmi saya, forum akademis saja dan digunakan oleh media-media yang konsisten untuk menggunakan bahasa dengan baik. Orang-orang dalam pergaulan tidak resmi akan sangat jarang yang menggunakan bahasa indonesia yang baik dan benar, bahkan saat berbicara dengan orang yang lebih tua. Mereka akan lebih nyaman menggunakan bahasa campuran, bahasa indonesia diaduk dengan bahasa inggris dan juga bahasa lainnya.

Secara etika, penggunaan bahasa dalam pergaulan memang diperbolehkan tidak menggunakan bahasa yang baku. Namun sejujurnya saya khawatir generasi mendatang tidak memahami dengan sebenar-benarnya bahasa nasional mereka, bahasa Indonesia.

Diary Siti Salamah Azzahra






Apa komentar anda tentang Tulisan Suatu Saat, Orang Berbahasa Indonesia Baik dan Benar Akan Dianggap Aneh?

Bahasa Indonesia Lainnya
Karantina, Istilah Kesehatan yang Sering dipakai Ajang Pencarian Bakat
Senin, 30 Maret 2020 22:09 WIB
Karantina, Istilah Kesehatan yang Sering dipakai Ajang Pencarian Bakat
Masih seputaran istilah-istilah yang sering disebut dalam musibah wabah Corona sekarang ini, salah satunya adalah istilah karantina. Karantina, jika menilik pada arti yang diberikan oleh kamus, sangat kental dengan dunia kesehatan. Walaupun, tidak jarang dipakai dalam ajang pencarian bakat.
Mencari Padanan Kata Lockdown, Cara Menekan Laju Penyebaran Corona
Sabtu, 28 Maret 2020 06:50 WIB
Mencari Padanan Kata Lockdown, Cara Menekan Laju Penyebaran Corona
Memang tidak mudah mencari padanan kata dalam Bahasa Indonesia untuk istilah-istilah tertentu, salah satunya yang sedang ramai diperbincangkan di masyarakat yaitu kata Lockdown. Apa yang kata yang paling tepat?
Kemanakah Seharusnya Rujukan Kamus Bahasa Indonesia Daring Yang Baik?
Sabtu, 05 Januari 2019 12:49 WIB
Kemanakah Seharusnya Rujukan Kamus Bahasa Indonesia Daring Yang Baik?
Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) saat ini begitu sangat tebal bila dalam versi cetaknya, hal ini menyebabkan banyak diantara kita yang menjadikan KBBI daring sebagai rujukan. Lalu situs yang mana yang sebaiknya kita gunakan sebagai rujukan?
Bahasa, Sang Pemersatu Sekaligus Media Pemecah Belah
Selasa, 25 Desember 2018 10:20 WIB
Bahasa, Sang Pemersatu Sekaligus Media Pemecah Belah
Pacul itu alat untuk mencangkul, tapi tidak sedikit kasus pembunuhan yang menggunakan cangkul, kaca begitu indah untuk bercermin, namun tak sedikit yang terluka menggunakan kaca, begitu pula dengan bahasa, bahasa adalah pemersatu, namun tidak sedikit perpecahan juga disebabkan karena bahasa.