Edukasi
Moment Memperkenalkan Makanan Tradisional di Kegiatan Pengenalan Kampus

Moment Memperkenalkan Makanan Tradisional di Kegiatan Pengenalan Kampus

Oleh | Kamis, 19 Juli 2018 10:42 WIB | 1.556 Views | Comments

Kegiatan pengenalan kampus seperti sudah menjadi bagian tak terpisahkan dari kegiatan akademik dalam sebuah perguruan tinggi, bentuknya bisa bermacam-macam, namun umumnya tidak sedikit yang mengharuskan mahasiswa baru mencari makanan-makanan dengan nama aneh di kegiatan ospek. Bentuk kegiatan seperti ini sebenarnya sepengetahuan saya telah direkomendasikan untuk tidak dilakukan, namun mungkin ada alasan tertentu sehingga masih banyak kampus yang melakukannya.

Buat saya pribadi yang pernah mengalami mengumpulkan berbagai jenis makanan dan dimasukan kedalam sarung dan dibawa ke kampus pagi-pagi buta tentu saat ini menjadi pengalaman yang lucu dan sulit dilupakan, saat itu memang terasa berat, namun bila dinikmati akan terasa mengasyikan juga.

Sayangnya, saat itu makanan-makanan yang harus dikumpulkan nyaris semuanya tersedia di Supermarket, makanan-makanan produk modern yang diproduksi pabrik-pabrik makanan skala nasional bahkan internasional. Menurut saya, generasi saat ini justru tantangannya bagaimana mengenalkan makanan-makanan tradisional khas Indonesia, tidak ada salahnya mereka mengumpulkan makanan khas, misal harus membawa opak, kerupuk, ranginang, kue-kue khas Nusantara atau misal makanan berat seperti lontong isi atau bacang yang bisa bertahan seharian, mungkin akan sangat mengasyikan.

Selain tidak mengurangi rasa "khas" Ospek, mengumpulkan makanan tradisional setidaknya membantu produksi makanan rumahan sekaligus memperkenalkan banyak jenis makanan tradisional yang tidak kalah enaknya. Hingga kegiatan pengenalan kampus akan terasa lebih banyak manfaatnya :)

Diary Siti Salamah Azzahra





Edukasi Lainnya
Celengan Literasi, Jalan Meningkatkan Budaya Literasi Keluarga
Kamis, 19 September 2019 07:20 WIB
Celengan Literasi, Jalan Meningkatkan Budaya Literasi Keluarga
Bicara tentang literasi tidak hanya bicara tentang aktifitas literat itu sendiri, literasi butuh sebuah momentum, membutuhkan sebuah goodwill dari dalam diri dan juga butuh lingkungan yang mendukung dari kegiatan literasi itu sendiri, salah satunya adalah keluarga.
Membiarkan Anak Berkreasi, Membiarkan Anak Berpikir Di Luar Kotak
Minggu, 01 September 2019 09:04 WIB
Membiarkan Anak Berkreasi, Membiarkan Anak Berpikir Di Luar Kotak
Suatu hari ada sebuah eksperimen dimana ada sekelompok anak yang dibagi menjadi dua kelompok yang lebih kecil dan diberikan beberapa mainan bahan baku, satu kelompok diberikan arahan mendetil, satu kelompok tanpa arahan yang mendetil. Apa yang terjadi?
Selamat Teruntuk Mahasiswa Berprestasi (Mawapres) Kopertis IV Tahun 2017
Kamis, 28 Desember 2017 10:58 WIB
Selamat Teruntuk Mahasiswa Berprestasi (Mawapres) Kopertis IV Tahun 2017
Pemilihan Mahasiswa Berprestasi setiap tahunnya selalu menjadi ajang yang ditunggu-tunggu khususnya untuk perguruan tinggi di wilayah Jawa Barat dan Banten, dan saat ini nama-nama Mawapres Tingkat Kopertis IV itu sudah dapat dilihat, Selamat ya kawan dari Saya Mawapres 2016.
Prototype Kuis Cek Hasil Hasil Berbasis Aplikasi Android
Rabu, 20 Desember 2017 09:21 WIB
Prototype Kuis Cek Hasil Hasil Berbasis Aplikasi Android
Tantangan untuk meningkatkan budaya literasi di Indonesia khususnya sangat tinggi, mulai dari rendahnya minat baca masyarakat, keterbatasan buku yang tersedia hingga pengaruh perkembangan teknologi informasi dan komunikasi. Program yang digalakan pemerintah dengan adanya gerakan membaca sejumlah buku dalam satu semester bagi siswa di sekolah juga bukan tanpa kendala